Pengaruh Massage Effleurage Terhadap Tingkat Nyeri Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif Di Kamar Bersalin Rumah Sakit Pupuk Kalimantan Timur Tahun 2021

Authors

  • Woro Nurul Seftianingtyas STIKes Bhakti Pertiwi Indonesia
  • Yuni Istiananingsih STIK Sint Carolus
  • Sukma Anggaraini RS Pupuk Kalimantan Timur

DOI:

https://doi.org/10.37063/ak.v4i2.611

Keywords:

message effeurage, ibu bersalin, persalinan

Abstract

Nyeri pada persalinan umumnya terasa hebat, hanya 2-4% ibu saja yang mengalami nyeri ringan selama persalinan. Nyeri pada saat persalinan menempati skor 30-40 dari 50 skor yang ditetapkan oleh Wall dan Mellzack. Nyeri pada persalinan dapat dikurangi dengan menggunakan metode farmakologi dan nonfarmakologi Salah satu metode untuk mengurangi nyeri persalinan yang sering dilakukan adalah pijat. Salah satu jenis pijat adalah efflurage massage yaitu suatu gerakan dengan mempergunakan seluruh permukaan tangan melekat pada bagian-bagian tubuh yang digosok dengan ringan dan menenangkan.Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh massage effleurage terhadap tingkat nyeri ibu bersalin kala I fase aktif di kamar bersalin rumah sakit pupuk kaltim tahun 2021. Metode Penelitian ini merupakan Quasi Eksperimen dengan bentuk Nonquivalent Control Group Design, menggunakan total sample dengan jumlah sample 52 responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu data yang didapatkan langsung dari responden melalui pengukuran tentang rasa nyeri yang dirasakan oleh responden. Analisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian diketahui Asymp.Sig (2-tailed) bernilai <0.001. Karena nilai 0.001<0.05, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh massage effleurage terhadap tingkat nyeri pada ibu bersalin. Saran untuk para tenaga kesehatan agar. Massage Effleurage dapat dilakukan sebagai salah satu metode untuk mengurangi tingkat nyeri ibu bersalin kala I fase aktif.

Downloads

Published

2021-06-30