PENYULUHAN GIZI DAN PEMERIKSAAN KADAR HB SERTA KEK PADA REMAJA PUTRI DI BEKASI TIMUR

Authors

  • Tatag Mulyanto Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara Jakarta
  • Sahrudi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara Jakarta
  • Eli Indawati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.37063/abdimaskep.v2i1.562

Keywords:

Anemia, Kekurangan Energi Kronis, Remaja Putri

Abstract

Pendahuluan: Anemia gizi terutama yang disebabkan oleh defisiensi zat besi merupakan kelainan gizi yang paling sering ditemui di negara berkembang dan bersifat epidemik. Anemia gizi umumnya terjadi pada perempuan dalam usia reproduktif dan anak-anak. Keadaan ini membawa efek keseluruhan terbesar dalam hal gangguan kesehatan. Anemia defisiensi besi rentan terjadi pada remaja puteri karena meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan.

Metode: Metode yang digunakan untuk tercapainya tujuan pengabdian masyarakat ini adalah dengan metode ceramah, diskusi dan pemeriksaan kadar Hb dan pengukuran LILA

Hasil: Terjadi perubahan tingat pengetahuan remaja putri secara siginifikan terutama pengetahuan baik, yang awalnya hanya 2% setelah penyuluhan menjadi 54%. Ternyata kejadian anemia dan KEK yag terjadi pada remaja putri disebabkan remaja itu sendiri belum tahu tetang Anemia apalagi KEK.

Kesimpulan: Berhasil meningkatkan pengetahuan baik menjadi diatas 50%, remaja putri di Bekasi Timur mengalami anemia sebesar 28% dan remaja putri di Bekasi Timur yang mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) sebesar 34%.

Downloads

Published

2019-06-25

How to Cite

Tatag Mulyanto, Sahrudi, & Eli Indawati. (2019). PENYULUHAN GIZI DAN PEMERIKSAAN KADAR HB SERTA KEK PADA REMAJA PUTRI DI BEKASI TIMUR. JURNAL ANTARA ABDIMAS KEPERAWATAN, 2(1), 8–13. https://doi.org/10.37063/abdimaskep.v2i1.562

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>